Panduan Tips Memilih Sepeda MTB Untuk Pemula

Memulai hobi bersepeda sebenarnya sederhana, apapun jenis sepedanya, asalkan ada rasa suka mengayuh pedal untuk meringankan. Beda lagi kalau patah hati ditinggal Raisa, selain susah move on juga susah mengayuh sepeda.

Mimin sudah tidak asing lagi dengan motor model City Bike and Race, namun kali ini saya ingin memberikan tips memilih sepeda MTB atau gunung.

Pertama kenali merk MTB (Mountain Terrain Bike) alias Sepeda Gunung. Ini penting, karena banyak yang menduga merek lokal disalahartikan sebagai merek asing.

  1. SEPEDA IMPOR

Di dunia pabrikan sepeda terbesar adalah China dan Taiwan, ada yang menyebut Indonesia nomor 3 di dunia.

Selain kedua negara China di atas, ada juga merek sepeda dari Jepang. Sepeda Jepang biasanya dibawa ke Indonesia oleh para pelaut atau awak kapal saat singgah di negeri Sakura.

Merk sepeda luar negeri yang familiar di pasaran:

– Jieyang dibuat di China

– Phoenix buatan China

– GIANT dibuat di Taiwan

– Miyata buatan Jepang

Selain 4 merek di atas, sebenarnya ada juga merek asing yang sudah masuk ke Indonesia, namun dengan harga premium untuk golongan tertentu.

  1. SEPEDA LOKAL, Merk dan Buatan Dalam Negeri

Sepeda yang merknya asli dan diproduksi di Indonesia. Ia menuturkan, Indonesia merupakan produsen sepeda nomor 3 di dunia, sehingga tak heran jika banyak merek Indonesia yang beredar di pasaran. Diantaranya adalah Polygon, United, Wym Cycle, Thrill, Tabibitho, Pacific, Aviator, Exotic, Avend dll.

Polygon memiliki harga yang jelas, informasi lengkap hingga rantai toko Rodalink yang mendukung layanan purna jual bagi konsumen

POLIGON

Hampir semua orang mengenal Polygon, termasuk kualitas dan harganya yang lebih mahal dari merk lain. Kualitas dan nama besar Polygon diakui di seluruh dunia.

Polygon memiliki jaringan penjualan sendiri, mulai dari pabrik hingga tangan pembeli, semuanya dipasarkan secara eksklusif melalui rantai toko Rodalink dengan harga jual yang tertera dengan jelas di situs web dan brosur. Misal anda membeli Polyon di luar toko Rodalink, pastikan harganya sama dengan banderol harga resminya.

Keunggulan utama Polygon adalah kualitas bingkai dan kalkulasi geometri yang lebih baik dibandingkan dengan pabrikan lain.

Ada kritik yang menyebut Polygon pelit dalam urusan groupset. Misalnya untuk Polygon Cascade 3 yang harganya 2,9 juta masih menggunakan Shimano Tourney. Padahal motor Thrill Cleave 2.0 dengan harga yang sama sudah menawarkan shifter Shimano Altus dan garpu depan model remote meski tanpa brand.

Namun bersepeda bukan hanya tentang shifter, Polygon menjamin kenyamanan berkendara dengan suku cadang berkualitas buatan Entity, Tektro, Suntour pada sadel, batang, seatpost, rem, free hub dll.

Ambil contoh masalah Cleave 2.0, jika shifter lebih mahal dengan garpu depan jarak jauh. Namun, Polygon Cascade 3 dilengkapi dengan seatpos, saddle, handle bar merek Entity, rem cakram merek Tektro, garpu depan merek Zoom.

Ya, biasanya kalau kita mau beli Polygon di toko yang bukan dealer Polygon, kita akan diejek seperti ini, “Aduh, beli Polygon cuma beli merknya saja, mahal tapi set groupnya standar.”

Tapi kalau ngomong sama sesama buyer akan diberikan nasehat seperti ini, “Aduh bro, mending bawa Polygon saja”.

Tentu saya kurang setuju dengan itu, karena kenyataannya kualitas frame Polygon adalah yang terbaik, untuk motor Polygon type Premier 3.0, 4.0 dan Xtrada saja sudah menggunakan frame alumunium alloy yang berkualitas baik. Polygon menjual kenyamanan dalam bersepeda bukan groupset.

Berikut gambaran harga sepeda Polygon (tipe Hardtile)

1-3 juta kisaran: Polygon Monarch, Premier 2 dan Cascade 3

Rentang 3 – 4,5 juta: Premier 3.0, Cascade 4.0, Premier 4.0, Xtrada 3.0, Xtrada 4.0

Kisaran 5 juta ke atas: Xtrada 5.0 dan lainnya.

SERIKAT

Secara kualitas dan harga, motor United sedikit berbeda dengan Polygon. Namun, jika Polygon menetapkan harga jual bersih kepada pembeli di brosur dan situs web yang harus dipatuhi oleh toko pengecer, United tidak akan melakukannya.

Tidak adanya informasi mengenai harga tersebut membuat orang terkadang membeli motor United yang seri nya berada di bawah seri produk Polygon namun ditebus dengan harga yang lebih mahal.

Misalnya seri United Monanza yang seharusnya lebih murah dari Polygon Monarch, tapi terkadang orang awam malah keburu beli United Monanza dengan harga lebih mahal.

Motor United ini sangat berharga. Kombinasi sparepart sudah pakai merk ternama, seperti rem pakai shimano, garpu suntour, sadel merk Velo, bahkan banyak juga merk Maxxis untuk seri menengah ke atas.

Tapi kadang ya, lagi-lagi terhambat oleh gambar dan harga jual kembali. Karena terkadang tipikal orang Indonesia, sebelum membeli sepeda sudah terpikir untuk menjualnya lagi sebelum kiamat.

Bagi yang suka merakit sendiri biasanya akan membeli rangka merk United kemudian membeli sparepart lain dalih atau bekas dari motor premium. Jika beruntung, dengan modal 4-5 juta Anda bisa merakit sepeda MTB United-frame dengan rem Shimano Hidrolis dan Grupset Shinamo Deore.

Thrill Vanquish adalah salah satu motor favorit anak muda. Foto: Thrill

WIM CYCLE, THRILL dan TABIBITHO

THRILL dan Tabibitho adalah produk Wim Cycle. Ini semacam diferensiasi karena merek Wim Cycle terlalu lekat dengan sepeda anak. Jadi untuk sepeda MTB mereka membuat merek baru.

Namun jika anda beruntung, jika ke toko sepeda anda akan menemukan salah satu sepeda MTB legendaris yaitu Wym Cycle Hotrood yang sudah tidak laku sejak injeksi tahun 2015. Apalagi jika seri HotRood 3.0 seperti legenda.

Merek Thrill diluncurkan pada tahun 2015 dan mulai menarik perhatian penggemar pengendara sepeda MTB. Keunggulan utama Thrill, dengan harga 5-6 juta. Anda sudah mendapatkan sepeda MTB suspensi penuh. Namun, Anda harus memilih dengan hati-hati, karena kabarnya seri Fervent ini banyak mengalami keretakan di arena garukan tanah. Sisanya tampaknya aman.

Sedangkan Tabibitho juga merupakan brand dari Wym Cycle. Kisaran harga di bawah Thrill.

Wym Cycle sendiri memang punya banyak merk turunan, selain Thrill dan Tabibitho pabrikan sepeda asal Gresik Jawa Timur ini juga punya merk Adrenalin.

PASIFIK

Nah, berikut merek-merek sepeda yang laris manis. Selain murah dan juga karena pemerataan hingga pelosok desa.

Keuntungan dari Pacific adalah harganya yang murah tetapi mampu menyediakan sepeda dengan groupset yang tinggi. Sebut saja Pacific Tranzline 600 dengan kisaran harga 2,8 jutaan, sudah menggunakan garpu depan dari Suntour dengan set grup Alivio, bahkan sekilas terlihat seperti kelas Polygon Xtrada 3.0 seharga 3,9 jutaan.

Untuk bingkainya, saya masih ragu dengan komposisi bahan bingkainya. Paduannya lebih berat, tetapi baja lebih ringan. Saya tidak tahu komposisinya, saya tidak mengerti metalurgi.

Sepeda Pasifik murah tapi sepeda paksa diberi fitur tinggi, sepeda murah tapi diberi groupset yang bagus.

Misalnya Pacific Invert dan Invert LX seharga 1,3 – 1,4 juta sudah menggunakan garpu suspensi Shimano Tourney dan serta rem cakram depan dan belakang, padahal untuk produk sekelas Polygon Monarach 1.0 dan United Dallas belum menggunakan groupset Shimano dan masih sangat standar.

Tip saya kalau mau beli sepeda merk ini pilih hati-hati, perhatikan baik-baik kondisi motornya, bayar saja, jangan diambil tapi jangan bayar nanti diteriaki koruptor, pencuri.

MEREK LAIN

Masih banyak merk lain seperti Avend, Aviator, Spend, dll yang rata-rata harganya berkisar 800-1,5 jutaan. Saya juga tidak mengerti kualitas dan pabrikan. Penampilannya juga cukup menarik. Biasanya sepeda dengan harga murah akan datang dengan crankset di antara kedua pedal, kalau sudah diperbaiki baru besalam.

Ada juga merek Federal, sebenarnya merek ini sudah mati akibat krisis ekonomi tahun 1997. Namun di pasaran banyak merek federal bermunculan karena pembaharuan dari penjual sepeda. Karena kualitas rangka baja federal jempolan. Hingga saat ini, bingkai federal bisa menghabiskan biaya hingga 1 juta jika masih utuh tanpa karat.

Tags: